16 Jul 2010

ilmu atau nilai?

Author: annisa.anastasia08 | Filed under: Academic

Beberapa jam menuju ujian praktikum analisis numerik…

Ketika seseorang belajar, memasuki lingkungan sekolah, 6 tahun SD, 3 tahun SMP,dan 3 tahun SMA, semua itu katanya demi “menuntut ilmu”. Kemudian sebagian orang melanjutkan ke perguruan tinggi, sebagian lagi mencoba peruntungan dalam mencari pekerjaan, dan sebagian yang lain lagi entah punya rencana apa. Semua itu katanya demi “mengamalkan ilmu.”

Pada kenyataannya….? Benarkah memang benar-benar ilmu yang kita tuntut? Ataukah sekedar deretan nilai-nilai cantik pada ijasah atau transkip? Teringat status facebook salah seorang teman. Ketika ujian telah selesai, dan berkas ujian pun dibagikan, pengumuman akan hasilnya telah terpampang. Pertanyaan apakah yang akan ditanyakan pertama kali…?

“Berapa nilai lo…..?

Ya, begitulah. Seseorang akan menanyakan berapa nilai yang kita dapatkan. Tapi, pernahkah ada yang bertanya…

“Dapet ilmu apa aja lo….?”

Hmm,, rasanya hampir jarang kita mendapat pertanyaan seperti itu.

Ada benarnya juga. Ilmu apa yang telah kita dapatkan? Setelah kita berkorban waktu, tenaga dan fikiran, apa yang sudah kita dapatkan? Seharusnya kita protes ketika kita hanya bisa mendapatkan nilai, bukan ilmu. Seharusnya kita berdemo ketika ilmu yang kita dapatkan tidak sebanding dengan biaya yang kita keluarkan. Karena sebenarnya ketika hanya nilai yang kita dapat, kita sedang rugi besar.

Mungkin diriku sendiri terkadang terlupa, kalau keberadaanku di Institut Pertanian Bogor ini adalah untuk menuntu ilmu. Bukan menuntut nilai. Karena yang nantinya akan aku manfaatkan adalah ilmu yang aku dapatkan, bukan nilai. Karena yang nantinya bisa mengubah lingkungan menjadi lebih baik adalah ilmuku, bukan nilaiku. Dan kalau yang aku tuntut hanyalah nilai, dan demi mendapatkannya aku melakukan segala cara yang tidak baik, di mana keberkahannya? Lebih baik aku mencoba bertahan dan meyakinkan diri sendiri, bahwa yang aku lakukan di sini bukan sekedar belajar, tapi lebih daripada itu, aku sedang menyusun strategi untuk sebuah peradaban.

Semoga kita semua tidak menjadi mahasiswa penuntut nilai,tapi penuntut ilmu…

So,,, pilih ilmu atau nilai? ^_^

Tags:

9 Responses to “ilmu atau nilai?”

  1. isnanm08 Says:

    Tujuan utama seorang penuntut ilmu ketika dia menuntut ilmu adalah untuk mendapatkan ilmu.
    Kalo nilai mah, Insya Allah ngikutin ilmu…

    -cmiiw-

  2. Den Hanafi Says:

    buat apa kalau nilai gede tapi otak kosong?? kan mendingan nilai gede, otak juga pinter. :)

    eh sepertinya ini kunjungan perdana nih. salam kenal ya.

  3. annisa.anastasia08 Says:

    betul betul betul…..
    mendingan paket lenkap ya kalo gitu, hhe…

    salam kenal juga… sering-sering mampir ya… ^_^

  4. TuSuda Says:

    Lebih baik cari ilmu dulu, sebab masalah nilai itu khan relatif adanya, tergantung siapa dan apa yang akan dinilai.
    Salam…makasih sudah berkunjung ke blog sederhana tusuda.

  5. Fitra Aditya Says:

    kata guru BK waktu SMA…nilai itu ibarat benalu yang menempel pada batang pohon yang bernama ilmu… semakin besar batang pohonnya…semakin banyak nbenalu yang akan tumbuh di sekitarnya…

    [WORDPRESS HASHCASH] The poster sent us ‘0 which is not a hashcash value.

  6. Fitra Aditya Says:

    kata guru BK waktu SMA…nilai itu ibarat benalu yang menempel pada batang pohon yang bernama ilmu… semakin besar batang pohonnya…semakin banyak nbenalu yang akan tumbuh di sekitarnya…

  7. Z4NX Says:

    aku pilih ilmu..
    ilmu bisa di amalkan, kalo nilai/point untuk di hargai, dengan ilmu bisa dapat nilai

  8. annisa.anastasia08 Says:

    [WORDPRESS HASHCASH] The poster sent us ‘0 which is not a hashcash value.

    apaan tuh maksutnya?

  9. annisa.anastasia08 Says:

    kalo berilmu, otomatis bernilai,,,
    kalau bernilai belum tentu berilmu…
    =D

Leave a Reply

bit torrents lotus karls mortgage calculator mortgage calculator uk Original premium news theme